Terungkap Identitas 11 Jenazah Longsor Cilacap, 3 Korban dalam Kondisi Tak Utuh Sulit Diidentifikasi
Cilacap (BIGNEWS) – Pencarian dan identifikasi korban bencana longsor yang terjadi di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terus menunjukkan perkembangan penting. Pada hari ketiga pencarian, Sabtu (15/11/2025), tim SAR gabungan berhasil menemukan delapan jenazah tambahan, sehingga total telah terungkap identitas 11 korban meninggal dunia.
Proses Pencarian dan Identifikasi Korban Longsor di Cilacap
Pencarian korban longsor ini telah berlangsung sejak Kamis (13/11/2025) setelah terjadinya bencana yang menewaskan dan melukai warga setempat. Pada hari pertama dan kedua, tiga jenazah ditemukan terlebih dahulu, yaitu Julia Lestari (20), Maya Dwi Lestari (15), dan Wahyuni (45), ketiganya berasal dari Dusun Tarukahan. Lalu pada hari ketiga, sebanyak delapan korban tambahan ditemukan di Dusun Cibuyut yang berada di Desa Cibeunying.
- Nur Isnaeni (30)
- Muhamad Hafiz (6)
- Asmanto (74)
- Febriansyah (5)
- Rizky Pratama Ramadhan (9)
- Dani Setiawan (29)
- Rusyanto (75)
- Satini (28)
Jumlah total jenazah yang berhasil ditemukan dan diidentifikasi adalah 11 orang. Namun, tim Disaster Victim Identification (DVI) mengakui menemui kesulitan dalam mengidentifikasi tiga korban yang jenazahnya tidak utuh karena tekanan material longsor yang sangat kuat.
Tantangan dalam Proses Identifikasi Korban
Menurut penjelasan Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, proses identifikasi korban yang sulit dideteksi ini dilakukan dengan metode pencocokan data odontogram, yaitu pemeriksaan dan pencocokan data gigi, serta ciri-ciri yang melekat pada tubuh korban. Pendekatan ini dikombinasikan dengan konfirmasi dari pihak keluarga, sehingga identitas korban dapat diungkap meskipun kondisi jenazah mengalami kerusakan berat.
Tim DVI secara intensif terus bekerja untuk menyelesaikan seluruh proses identifikasi korban dengan akurasi tinggi agar keluarga dapat menerima kepastian identitas sanak saudara mereka.
Status Pencarian dan Upaya SAR
Sampai berita ini diturunkan, masih terdapat 12 korban yang belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian memasuki hari keempat, Minggu (16/11/2025), dengan harapan dapat segera menemukan dan mengevakuasi korban yang masih tertimbun tanah longsor.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan sinergi antara masyarakat, aparat keamanan, dan tim penanggulangan bencana dalam menghadapi risiko bencana alam, khususnya tanah longsor yang kerap terjadi di wilayah rawan di Indonesia. Baca juga laporan terkini terkait bencana dan penanganannya di berita nasional terkait identifikasi korban.
Untuk memahami lebih jauh tentang tanah longsor, Anda dapat membaca penjelasan di Wikipedia Longsor sebagai referensi ilmiah terkait fenomena tanah longsor dan penyebabnya.
Kami berharap pencarian korban dapat segera tuntas dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kegiatan pencarian ini juga menjadi pengingat bahwa mitigasi bencana dan kesiapsiagaan komunitas menjadi aspek vital dalam menghadapi bencana alam.
Sumber: BIGNEWS, YouTube Channel resmi Tribunnews






