Kapolsek Cempaka Putih Bantah Pengakuan Ammar Zoni Diperas Rp 300 Juta, Minta Cek Rekening Anggota

Jakarta (BIGNEWS) – Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan, secara tegas membantah tuduhan dari Ammar Zoni yang mengklaim dirinya diperas sebesar Rp 300 juta oleh oknum penyidik kepolisian. Pernyataan ini muncul sebagai bantahan langsung terhadap pengakuan Ammar yang dilontarkan dalam sebuah sidang terkait kasus narkotika yang membelitnya.

Pengakuan Ammar Zoni dalam Sidang Kasus Narkotika

Pada persidangan yang berlangsung, Ammar Zoni menyatakan bahwa dirinya dimintai sejumlah uang sebesar Rp 300 juta agar kasus narkotika yang menjeratnya dan beberapa tahanan lainnya di Rutan Salemba tidak diproses secara hukum. Tidak hanya itu, Ammar menyebut bahwa untuk total 10 orang yang terlibat dalam kasus tersebut, ia harus menyediakan dana hingga Rp 3 miliar.

Bantahan Kapolsek Cempaka Putih dan Permintaan Pemeriksaan Rekening

Menanggapi tuduhan tersebut, Kompol Pengky Sukmawan menegaskan bahwa tidak ada oknum penyidik yang meminta uang sebagai syarat untuk menghentikan proses hukum kasus tersebut. Ia bahkan mengajak publik dan pihak berwenang untuk melakukan pengecekan rekening anggota polisi yang berkaitan demi membuktikan kebenaran atau kesalahan tuduhan yang dilontarkan.

Menurut Kompol Pengky, pihak Penyidik Pengawas Internal (Paminal) Polri dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap rekening anggota penyidik untuk memastikan ada tidaknya aliran dana mencurigakan yang berkaitan dengan kasus ini.

Konteks Kasus dan Implikasi Penegakan Hukum

Klaim pemerasan yang diutarakan Ammar Zoni membuka perbincangan lebih luas mengenai integritas aparat penegak hukum dalam menangani kasus narkotika. Isu seperti ini menuntut transparansi dan akuntabilitas aparat untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Informasi lebih lanjut tentang penegakan hukum di Indonesia dapat dilihat melalui halaman resmi Polisi Republik Indonesia.

Untuk memahami dinamika kasus narkotika dan peran kepolisian, pembaca dapat merujuk ke artikel terkait yang telah kami publikasikan, seperti Kronologi Versi Kamelia Mengungkap Dugaan Ammar Zoni Dijebak yang membahas konteks luas kasus ini.

Tanggung Jawab dalam Penanganan Kasus Sensitif

Kasus ini juga menyoroti pentingnya mekanisme pengawasan internal dalam institusi penegakan hukum. Mengingat potensi kerusakan reputasi instansi dan dampak sosial yang luas, pengawasan ketat serta transparansi harus segera ditingkatkan agar kasus seperti ini tidak merusak kepercayaan publik secara keseluruhan.

Dalam era di mana media dan publik mengawasi setiap gerak aparat penegak hukum, setiap tuduhan korupsi atau pemerasan harus diusut tuntas dengan bukti yang jelas dan proses yang adil untuk menjaga supremasi hukum dan keadilan.

Informasi lengkap mengenai peran dan fungsi kepolisian dalam sistem hukum Indonesia juga dapat dijadikan referensi melalui laman Wikipedia berikut: Polisi Republik Indonesia.

Sumber: BIGNEWS, YouTube Channel resmi Tribunnews

  • Related Posts

    Pemkot Jakpus: Hari Jumat Sebagai Hari Tangkap Ikan Sapu-Sapu

    Pemerintah Kota Jakarta Pusat menetapkan hari Jumat sebagai hari rutin untuk menangkap ikan sapu-sapu guna menjaga kebersihan perairan di wilayahnya.

    Tim Advokasi Tolak Sidang Militer! Kasus Andri Yunus Diperdebatkan

    Tim Advokasi Demokrasi menolak pelimpahan kasus Andrie Yunus ke pengadilan militer karena dianggap bukan ranah militer.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Pemkot Jakpus: Hari Jumat Sebagai Hari Tangkap Ikan Sapu-Sapu

    • By Bignews
    • April 17, 2026
    • 280 views
    Pemkot Jakpus: Hari Jumat Sebagai Hari Tangkap Ikan Sapu-Sapu

    Tim Advokasi Tolak Sidang Militer! Kasus Andri Yunus Diperdebatkan

    • By Bignews
    • April 16, 2026
    • 276 views
    Tim Advokasi Tolak Sidang Militer! Kasus Andri Yunus Diperdebatkan

    Respons PSSI soal Potensi Timnas Indonesia ikut Playoff Tambahan Pengganti Iran di Piala Dunia 2026

    • By Bignews
    • April 16, 2026
    • 240 views
    Respons PSSI soal Potensi Timnas Indonesia ikut Playoff Tambahan Pengganti Iran di Piala Dunia 2026

    Penembakan Massal di Sekolah, 9 Tewas

    • By Bignews
    • April 16, 2026
    • 265 views
    Penembakan Massal di Sekolah, 9 Tewas

    Asrama Polri Ciledug Tangerang Hangus Terbakar, Angin Kencang Percepat Penyebaran Api

    • By Bignews
    • April 16, 2026
    • 234 views
    Asrama Polri Ciledug Tangerang Hangus Terbakar, Angin Kencang Percepat Penyebaran Api

    Kerja Sama Pertahanan Indonesia Amerika Serikat

    • By Bignews
    • April 16, 2026
    • 269 views
    Kerja Sama Pertahanan Indonesia Amerika Serikat