Polisi Mulai Selidiki Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Bakal Lakukan Klarifikasi

Bandung (BIGNEWS) 9- April 2026 – Kasus mengejutkan terjadi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, di mana seorang bayi nyaris tertukar saat proses penyerahan kepada keluarga. Meskipun ibu bayi belum melaporkan kejadian ini secara resmi kepada pihak berwajib, Satreskrim Polrestabes Bandung sudah mulai melakukan penyelidikan aktif untuk mengungkap kronologi dan penyebab insiden ini.

Awal Mula Insiden Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung

Peristiwa ini bermula pada Rabu, 8 April 2026, ketika ibu bayi, Nina Saleha, hendak menjemput buah hatinya yang sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut. Proses administrasi yang memakan waktu lama membuat Nina dan suaminya memutuskan untuk membeli makanan terlebih dahulu sebelum kembali ke ruangan bayi mereka.

Namun sebelum pergi, Nina merasa ada sesuatu yang tidak beres, sehingga ia memilih kembali ke ruangan bayinya. Ternyata, ia melihat seorang wanita lain yang sempat diajaknya berbicara sebelumnya, tengah menggendong bayi yang seharusnya menjadi miliknya.

Penyelidikan Polisi dan Klarifikasi SOP di Rumah Sakit

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian tidak akan tinggal diam walau belum ada laporan resmi dari pihak keluarga. Polisi akan melakukan klarifikasi dengan manajemen RSHS untuk mengetahui mekanisme dan standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan dalam penanganan bayi di rumah sakit tersebut.

Langkah ini penting agar ditemukan apakah ada kelalaian dalam pengawasan atau prosedur yang menyebabkan hampir terjadinya pertukaran bayi tersebut. Proses ini juga sebagai bentuk pengawasan pihak kepolisian terhadap keselamatan pasien di fasilitas kesehatan.

Tuntutan Keluarga dan Somasi ke Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan

Keluarga Nina Saleha mengambil langkah tegas setelah kejadian ini dengan melayangkan somasi kepada RSHS Bandung. Mereka tidak menerima pernyataan sepihak dari pihak rumah sakit yang mencoba menyelesaikan perkara ini secara internal tanpa melibatkan keluarga secara penuh.

Somasi tersebut juga dilayangkan kepada Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan, sebagai bentuk penegasan agar pihak-pihak terkait memberikan tanggapan dan tindakan dalam jangka waktu 3×24 jam. Permintaan lain dari keluarga adalah agar perawat yang diduga lalai tidak hanya dinonaktifkan, tetapi dipecat sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Implikasi dan Perlunya Standar Pengawasan Ketat dalam Penyerahan Bayi

Kasus bayi nyaris tertukar ini menjadi cermin penting bagi semua rumah sakit di Indonesia terkait pengawasan dan sistem penyerahan bayi kepada keluarga. Sebagaimana diatur dalam berbagai standar kesehatan internasional, termasuk yang diatur oleh standar keselamatan pasien, setiap rumah sakit wajib menerapkan prosedur ketat guna menghindari kejadian serupa.

Di sisi lain, masyarakat bisa mempelajari pentingnya kesadaran dan kewaspadaan saat mengambil bayi di rumah sakit untuk mengantisipasi potensi kekeliruan. Sistem identifikasi bayi berbasis teknologi, seperti RFID, sudah mulai diterapkan di beberapa negara dan dapat menjadi solusi efektif untuk masa depan.

Untuk informasi lebih lanjut seputar pengawasan dan prosedur kesehatan, pembaca bisa merujuk ke artikel sejenis pada kategori Headline Nusantara di situs kami.

*Sumber: BIGNEWS, YouTube Channel resmi Tribunnews*

  • Related Posts

    Pemkot Jakpus: Hari Jumat Sebagai Hari Tangkap Ikan Sapu-Sapu

    Pemerintah Kota Jakarta Pusat menetapkan hari Jumat sebagai hari rutin untuk menangkap ikan sapu-sapu guna menjaga kebersihan perairan di wilayahnya.

    Tim Advokasi Tolak Sidang Militer! Kasus Andri Yunus Diperdebatkan

    Tim Advokasi Demokrasi menolak pelimpahan kasus Andrie Yunus ke pengadilan militer karena dianggap bukan ranah militer.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Pemkot Jakpus: Hari Jumat Sebagai Hari Tangkap Ikan Sapu-Sapu

    • By Bignews
    • April 17, 2026
    • 280 views
    Pemkot Jakpus: Hari Jumat Sebagai Hari Tangkap Ikan Sapu-Sapu

    Tim Advokasi Tolak Sidang Militer! Kasus Andri Yunus Diperdebatkan

    • By Bignews
    • April 16, 2026
    • 275 views
    Tim Advokasi Tolak Sidang Militer! Kasus Andri Yunus Diperdebatkan

    Respons PSSI soal Potensi Timnas Indonesia ikut Playoff Tambahan Pengganti Iran di Piala Dunia 2026

    • By Bignews
    • April 16, 2026
    • 237 views
    Respons PSSI soal Potensi Timnas Indonesia ikut Playoff Tambahan Pengganti Iran di Piala Dunia 2026

    Penembakan Massal di Sekolah, 9 Tewas

    • By Bignews
    • April 16, 2026
    • 264 views
    Penembakan Massal di Sekolah, 9 Tewas

    Asrama Polri Ciledug Tangerang Hangus Terbakar, Angin Kencang Percepat Penyebaran Api

    • By Bignews
    • April 16, 2026
    • 233 views
    Asrama Polri Ciledug Tangerang Hangus Terbakar, Angin Kencang Percepat Penyebaran Api

    Kerja Sama Pertahanan Indonesia Amerika Serikat

    • By Bignews
    • April 16, 2026
    • 269 views
    Kerja Sama Pertahanan Indonesia Amerika Serikat